Pagi tadi saya berencana menjalankan tugas kantor tuk berangkat ke daerah bernama Gunung Tamang, suatu daerah yang berada di dalam wilayah Kabupaten Pontianak. Sejak jam 8 pagi saya dan teman sudah menunggu di pinggir Sungai Kapuas di sebuah dermaga kecil tuk menunggu lewatnya Kapal Kelotok yang menuju ke sana. Detik demi detik, menit demi menit dan jam demi jam, kok gak lewat-lewat ya ?
Di tengah keputusasaan, keletihan, rasa bosan menunggu, dan rasa kantuk, tiba-tiba terdengar suara kapal yang dinantikan di tengah Sungai Kapuas yang lebar dan panjang. Langsung deh berdiri memanggul tas di pinggir dermaga sambil melambaikan tangan. Namun ternyata kapal tetap berjalan tanpa memperdulikan lambaian tangan kami. kasian deh lo hehehe
Emang tega tuh kapal, udah nunggu dari tadi pagi eh giliran lewat gak peduliin lambaian tangan kita. Mungkin udah penuh penumpang kali ya? jadi kapan lagi saya bisa berangkat kalau begini, padahal ini adalah hari yang pas, soalnya perjalanan ke Gunung Tamang memakan waktu 10 jam perjalanan melewati Sungai Kapuas, jauh kan!
Dalam batin bergumam, “uh dasar” …
wehehehe
bawa’ kapal sendiri jak ko
ade ape nih di Gunung Tamang?